Seperti yang kita ketahui bahwa air memiliki
peran penting bagi tubuh manusia. Faktanya, sekitar 70 % tubuh kita terdiri
dari cairan. Cairan dalam tubuh ini memiliki fungsi untuk kesehatan kita dan
maka dari itu sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih yang secukupnya.
Mengingat pentingnya air untuk kesehatan kita,
maka kandungan dalam air yang akan kita konsumsi perlu diperhatikan . Air dalam
kondisi tertentu bisa jadi berbahaya karena memiliki kandungan nitrit tinggi.
Selain itu air dengan kondisi tertentu juga sering kali mengandung zat yang
berbahaya bagi tubuh. Berikut adalah kondisi air yang sebaiknya tidak diminum:
1. Air yang dibiarkan mendidih terlalu lama
Air dengan kondisi seperti ini memiliki kandungan
logam berat dan nitrit yang tinggi. Mengonsumsi air dengan kondisi ini dalam
jangka waktu lama dapat mengganggu fungsi lambung dan usus. Kandungan nitrit
yang tinggi pada air dapat membuat tubuh kekurangan oksigen.
2. Air yang dimasak kembali
Air seringkali dimasak kembali untuk tujuan
membuatnya hangat. Namun, ini justru membuat kadar nitrit meningkat karena
adanya penguapan kembali. Penumpukan nitrit di dalam tubuh dapat membahayakan
kesehatan.
3. Air yang sudah disimpan lama.
Air yang sudah lama disimpan tanpa diminum
akan menyebabkan gangguan kesehatan karena mengandung zat yang bersifat toksik.
Zat ini dapat mengganggu metabolisme tubuh sehingga dapat memperlambat
pertumbuhan bagi anak dalam masa pertumbuhan. Sedangkan pada orang dewasa dapat
meningkatkan risiko kanker kerongkongan dan lambung.
4. Air yang tidak dimasak
Air yang tidak dimasak memiliki kecenderungan
mengandung bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu air dengan kondisi
seperti ini jika berasal dari ledeng memiliki kandungan klorin yang cukup
tinggi akibat proses pemurnian. Pemasakan air hingga suhu mendidih yaitu 100
derajat Celcius dapat menghilangkan zat ini karena adanya penguapan.
5. Air sisa mengkukus
Air yang sudah digunakan untuk mengkukus
memiliki kandungan nitrit yang tinggi, selain itu air ini dapat mengandung
kerak yang dapat mengakibatkan perubahan
patologis pada sistem pencernaan, saraf, saluran kemih dan pembuatan darah,
bahkan mengakibatkan penuaan dini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar